Ende - Bertempat di Rumah Jabatan Bupati Ende, VP Garuda Indonesia Ary Suryanta menyampaikan kepastian ekspansi Garuda Indoesia dengan memilih tiga kota tujuan penerbangan di NTT, yakni Labuan Bajo, Tambolaka, dan Ende, selain Kupang, untuk melayani pengguna jasa penerbangan selain sejumlah armada yang selama ini telah beroperasi.
Minoritas Muslim Rohingya
Meluruskan dan Merapatkan Shaf
Radio Streaming IslamiJeram Sungai Pekalen
Keadaan Minoritas Muslim Rohingya di Myanmar
Sampai bulan ini, reformasi Myanmar dari negara tertutup menjadi negara demokrasi awalnya tampak...More
Pentingnya Meluruskan dan Merapatkan Shaf
“Tidakkah kalian berbaris sebagaimana berbarisnya para malaikat (dengan rapih) di hadapan Rabb mereka?”...More
Link Radio Streaming Islami Indonesia
Bagi anda yang ada di perantauan seperti saya dan tidak ada radio islami di sana dan ingin mendengarkan nasyid,...More
Goyang Inul di Jeram Sungai Pekalen
Karakteristik sungai Pekalen berbelok dan bertebing, memiliki panorama alam yang indah,...More
Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts
Tuesday, 12 November 2013
Garuda Indonesia Buka Jalur Penerbangan Ke Ende
Categories :
Ende . Transportasi . Wisata
Ende - Bertempat di Rumah Jabatan Bupati Ende, VP Garuda Indonesia Ary Suryanta menyampaikan kepastian ekspansi Garuda Indoesia dengan memilih tiga kota tujuan penerbangan di NTT, yakni Labuan Bajo, Tambolaka, dan Ende, selain Kupang, untuk melayani pengguna jasa penerbangan selain sejumlah armada yang selama ini telah beroperasi.Manajemen Garuda memilih Ende dengan berbagai pertimbangan. Selain pertimbangan bisnis penerbangan, Garuda juga ingin berperan lebih dalam pembangunan kawasan Indonesia Timur, termasuk memberikan pelayanan mudah, ramah dan menguntungkan bagi pengguna jasa penerbangan.
Sejalan dengan percepatan pembangunan kawasan tertinggal itulah, Garuda melirik sejumlah titik yang selama ini beroperasi City Link, akan diganti dengan penerbangan Garuda dengan pesawat jenis ATR 72600 yang lebih modern dan terbaru, 70 seet, full service dengan mengutamakan kenyamanan dan keselamatan Garuda akan mengoperasikan pesawat rata-rata di bawah enam tahun operasi.
Penumpang akan dilayani full service dari cek in sampai pindah pesawat tukar sechedulle tanpa tiket hangus, termasuk kemudahan airport tax.
Tanggal 3 Desember Garuda dengan pesawat ATR berkapasitas 70 seet itu akan melakukan penerbangan pertama dengan didahului Joy flght di atas Kota Ende.
Sementara itu, Bupati Ende Don Wangge, menyambut baik kehadiran armada penerbangan BUMN itu, dengan harapan akan lebih memudahkan masyarakat di daerah ini yang jika ingin bepergian ke arah Barat, tidak perlu lagi menyinggahi Kupang, cukup dari Ende, Labuan bajo dan seterusnya ke arah Barat.
Penerbangan Ende tanggal 3 Desember 2013, Garuda Indonesia tiba jam 14.35 berangkat 15.05 WITA.
Satu kali penerbangan yang diagendakan Garuda, tidak tertutup kemungkinan penambahan jadwal penerbangan dari dan ke Ende. (Geby/Rell/HF)
Desember, Garuda Buka Rute Baru ke Labuan Bajo, Ende dan Tambolaka Menggunakan ATR
Categories :
Ende . Transportasi . Wisata
Garuda Indonesia berencana membuka rute baru yang menghubungkan antara Bandara Ngurah Rai Denpasar dengan kota-kota di Nusa Tenggara Timur, seperti Labuan Bajo, Ende dan Tambolaka. Ini dilakukan Garuda untuk mendukung potensi wisata di kawasan tersebut, di antaranya Taman Nasional Komodo, objek wisata Batu Cermin dan lainnya.
“Pada awal Desember 2013 kami akan melakukan penerbangan perdana dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, ke Bandara Komodo, Labuan Bajo dan Ende pergi pulang setiap hari,” kata Vice Presiden Domestic Regional-3 Jawa, Bali & Nusa Tenggara PT Garuda Indonesia Ari Suryanta di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur yang dilansir Republika Online, Rabu (30/10/2013).
“Seiring potensi penerbangan yang semakin meningkat tersebut, maka kami akan memberikan pelayanan lebih berkualitas dibanding dengan maskapai lainnya yang selama ini sudah melayani rute tersebut,” kata Ari Suryanta yang didampingi General Manager PT Garuda Indonesia Cabang Bali Taufik Hidayat.
Menurut Surya, penerbangan perdana ke tiga destinasi itu rencananya akan dilakukan pada 3 Desember 2013 dengan menggunakan pesawat turboprop ATR 72-600 berkapasitas 70 kursi dan diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan asing, khususnya ke Kabupaten Manggarai Barat. “Kami berkeyakinan dengan Garuda Indonesia terbang menjelajah ke wilayah Manggarai Barat, wisatawan nusantara dan asing akan semakin meningkat, sebab panorama yang eksotik sangat digemari wisatawan asing,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai Barat Maximus Gasa mengatakan, saat ini memang sudah ada beberapa maskapai penerbangan yang melayani rute penerbangan dari Bali ke Labuan Bajo. Namun menurutnya hal itu belum memberikan kepuasan yang maksimal kepada penumpang. “Kami yakin Garuda akan memberi pelayanan yang memuaskan, dan kami sangat mendukung langkah pihak perusahaan penerbangan ini untuk mengembangkan penerbangan ke daerah-daerah di wilayah Tanah Air yang selama ini belum terjangkau penerbangan Garuda,” kata Maximus.
Saturday, 26 January 2013
Tempat Wisata di Probolinggo
Categories :
Pada postingan kali ini saya membuat daftar tempat wisata yang ada di sekitar Probolinggo baik itu di kota maupun di kabupaten, ini dia hasilnya:
1. Gunung Bromo, Sukapura
Gunung Bromo merupakan ikon tempat wisata Jawa Timur. Dari Kota Probolinggo ke arah selatan Keindahan pemandangan kawah gunung bromo yang dikelilingi lautan pasir dan tentunya dikelilingi pegunungan tengger ini membuat turis domestik maupun mancanegara berdecak kagum. Dengan melihat dari sisi Cemorolawang, Probolinggo akan terlihat juga di belakangnya gunung Semeru yang menjadi gunung tertinggi di pulau Jawa. Sebelum naik di tangga ke kawah Bromo terdapat pura yang menambah eksotisme gunung Bromo.
2. Air Terjun Madakaripura, Lumbang
Air terjun ini terletak di kecamatan Lumbang sekitar 15 km sebelah utara dari gunung Bromo. Lokasinya terpencil dari jalan raya tongas-sukapura. Dari pertigaan di pasar Lumbang belok ke arah barat dan menyusuri jalan tersebut sampai di parkiran air terjun. Dari tempat parkir ini kita hanya bisa berjalan kaki menyusuri sungai sekitar 1 km. Di beberapa tempat sepanjang sungai akan dijumpai penjual makanan dan minuman bagi pengunjung. Di ujung sungai itulah akan terlihat air terjun ini. Jika ingin kesini diusahakan jangan terlalu sore, maksimal jam 3 atau jam 4 soalnya kita menyusuri sungai yang di kiri dan kanannya merupakan tebing yang tinggi sehingga cahaya matahari tidak masuk seluruhnya. Satu lagi, ada jasa pemandu yang bisa mengantarkan kita ke air terjun, pastikan anda sudah nego harga dulu sebelum berangkat.
Air terjun ini terletak di kecamatan Lumbang sekitar 15 km sebelah utara dari gunung Bromo. Lokasinya terpencil dari jalan raya tongas-sukapura. Dari pertigaan di pasar Lumbang belok ke arah barat dan menyusuri jalan tersebut sampai di parkiran air terjun. Dari tempat parkir ini kita hanya bisa berjalan kaki menyusuri sungai sekitar 1 km. Di beberapa tempat sepanjang sungai akan dijumpai penjual makanan dan minuman bagi pengunjung. Di ujung sungai itulah akan terlihat air terjun ini. Jika ingin kesini diusahakan jangan terlalu sore, maksimal jam 3 atau jam 4 soalnya kita menyusuri sungai yang di kiri dan kanannya merupakan tebing yang tinggi sehingga cahaya matahari tidak masuk seluruhnya. Satu lagi, ada jasa pemandu yang bisa mengantarkan kita ke air terjun, pastikan anda sudah nego harga dulu sebelum berangkat.
3. Rafting Sungai Pekalen, Tiris
Wisata arung jeram ini menyusuri sungai Pekalen yang merupakan salah satu sungai terpanjang di Probolinggo. Ada 3 jalur yang ditawarkan yaitu jalur Pekalen Atas, Pekalen Tengah, dan Pekalen Bawah. Juga ada 3 operator rafting yang beroperasi yaitu NOARS, SONGA, dan REGULO. Tingkat kesulitannya juga bermacam-macam dari yang mudah sampai yang menantang. Pengunjung berkumpul terlebih dulu di basecamp sebelum berangkat ke tempat rafting. Di sini kita memilih pelampung dan helm yang sesuai dengan ukuran kita. Setelah semua siap, kita berangkat menggunakan pick up menuju hulu sungai tempat kita memulai rafting. Tetapi kendaraan tidak bisa masuk sampai di dekat sungai jadi kita turun dari kendaraan terus jalan kaki sekitar 200 m turun ke sungai. Selesai rafting kita juga jalan ke tempat kendaraan kemudian menuju ke basecamp tadi. Di basecamp sudah disediakan lalapan yang menggugah selera.
4. Candi Jabung, Paiton
Candi ini berada di desa Jabung, kecamatan Paiton yaitu kecamatan paling ujung di sebelah timur kabupaten Probolinggo dan letaknya tidak jauh dari jalan raya Surabaya-Banyuwangi. Candi Jabung termasuk candi peninggalan kerajaan Majapahit.
Candi ini berada di desa Jabung, kecamatan Paiton yaitu kecamatan paling ujung di sebelah timur kabupaten Probolinggo dan letaknya tidak jauh dari jalan raya Surabaya-Banyuwangi. Candi Jabung termasuk candi peninggalan kerajaan Majapahit.
5. Taman Wisata Studi Lingkungan, Kota Probolinggo
Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) merupakan sebuah kebun binatang mini yang dikelola oleh Pemkot Probolinggo. Tempat ini berada di Jalan Basuki Rahmat, Probolinggo.
Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL) merupakan sebuah kebun binatang mini yang dikelola oleh Pemkot Probolinggo. Tempat ini berada di Jalan Basuki Rahmat, Probolinggo.
6. Taman Hidup Cikasur, Krucil
Taman Hidup Cikasur ini berada di kecamatan Krucil sekitar gunung Argopuro di sebelah timur kabupaten Probolingo. Taman Hidup Cikasur merupakan sebuah dataran padang rumput yang luas. Di tempat ini terdapat bekas landasan pesawat terbang Belanda yang menggunakan tempat ini sebagai tempat peristirahatan karena pemandangan yang bagus dengan suhu yang sejuk.
Taman Hidup Cikasur ini berada di kecamatan Krucil sekitar gunung Argopuro di sebelah timur kabupaten Probolingo. Taman Hidup Cikasur merupakan sebuah dataran padang rumput yang luas. Di tempat ini terdapat bekas landasan pesawat terbang Belanda yang menggunakan tempat ini sebagai tempat peristirahatan karena pemandangan yang bagus dengan suhu yang sejuk.
7. Pemandian Ronggojalu, Tegalsiwalan
Pemandian ini terletak di kecamatanTegalsiwalan dan merupakan sumber mata air untuk air minum penduduk di kota Probolinggo dan sekitarnya. Jadi dibagi dua, yang sebelah utara khusus untuk wisata dan yang sebelah selatan khusus untuk pengolahan air minum. Tempatnya lebih mudah dijangkau melalui jalan raya Probolinggo-Lumajang di kecamatan Leces kemudian belok ke jalan Ronggojalu kemudian belok kiri di pertigaan.
Pemandian ini terletak di kecamatanTegalsiwalan dan merupakan sumber mata air untuk air minum penduduk di kota Probolinggo dan sekitarnya. Jadi dibagi dua, yang sebelah utara khusus untuk wisata dan yang sebelah selatan khusus untuk pengolahan air minum. Tempatnya lebih mudah dijangkau melalui jalan raya Probolinggo-Lumajang di kecamatan Leces kemudian belok ke jalan Ronggojalu kemudian belok kiri di pertigaan.
8. Pantai Bentar, Gending
Pantai Bentar terletak di kecamatan Gending dan tepat di pinggir jalan raya Surabaya-Banyuwangi. Dari batas kota Probolinggo sekitar 10 km ke arah timur. Tidak ada pantai pasir di sini namun pemandangan dari pantai ini sangat indah. Di sebelah barat akan terlihat pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo dan sebelah utara akan terlihat pulau Gili Ketapang.
Pantai Bentar terletak di kecamatan Gending dan tepat di pinggir jalan raya Surabaya-Banyuwangi. Dari batas kota Probolinggo sekitar 10 km ke arah timur. Tidak ada pantai pasir di sini namun pemandangan dari pantai ini sangat indah. Di sebelah barat akan terlihat pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo dan sebelah utara akan terlihat pulau Gili Ketapang.
9. Ranu Segaran, Tiris
Seperti halnya di kabupaten Lumajang, di kabupaten Probolinggo juga terdapat ranu yaitu ranu Segaran di kecamatan Tiris. Ranu ini juga berada di kaki gunung Lamongan yang memang menghasilkan banyak ranu di Lumajang.
Seperti halnya di kabupaten Lumajang, di kabupaten Probolinggo juga terdapat ranu yaitu ranu Segaran di kecamatan Tiris. Ranu ini juga berada di kaki gunung Lamongan yang memang menghasilkan banyak ranu di Lumajang.
10. Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kota Probolinggo
Pelabuhan Tanjung Tembaga merupakan salah satu tempat yang bagus untuk wisata entah itu hanya untuk memandang laut lepas ataupun memancing di dekat mercusuar.
11. Pulau Gili Ketapang, Sumberasih
Pulau Gili Ketapang masuk dalam administrasi kecamatan Sumberasih walaupun letaknya lebih dekat ke kecamatan Dringu dan Gending. Konon, pulau ini terus bergerak dari arah barat menuju ke timur. Banyak sekali orang-orang tua yang mengatakan dulunya pulau ini tepat persis di sebelah utara kota Probolinggo namun sekarang letaknya sudah berada di timur laut kota Probolinggo. Di pulau ini terdapat gua kucing yang merupakan tempat persinggahan Syekh Maulana Ishaq.
image:google.com
Friday, 18 January 2013
Peta Lokasi Wisata Arung Jeram Sungai Pekalen Probolinggo
Categories :
Probolinggo - Wisata Arung Jeram atau juga bisa disebut rafting ini merupakan destinasi wisata yang baru dikembangkan di kabupaten Probolinggo. Sebelumnya para wisatawan ke Probolinggo biasanya hanya mengunjungi kawasan wisata gunung Bromo dan sekitarnya yang terletak di bagian barat kabupaten Probolinggo. Beberapa tahun terakhir muncul wisata arung jeram di sungai Pekalen yang terletak di bagian timur kabupaten Probolinggo.
Sungai Pekalen yang merupakan salah satu sungai terpanjang di kabupaten Probolinggo ini dipilih karena arusnya yang cukup deras, banyaknya jeram di sepanjang sungai, dan juga kawasan sekitarnya yang masih alami, bahkan di beberapa titik arung jeram terdapat air terjun. Hal tersebut membuat wisata arung jeram di sungai ini semakin banyak diminati masyarakat. Namun, karena lokasi yang agak terpencil membuat wisatawan kesulitan menemukannya. Berikut ini peta lokasi wisata arung jeram yang disediakan 2 operator rafting yaitu Noars Rafting dan Songa Rafting.
Friday, 16 November 2012
Travel to Ende, Flores, Kelimutu, Village
Ende is the largest town
in Flores and is deemed to be the most important with its harbor
serving other destinations around the archipelago. For the tourist, travelling to Ende can be a necessary transit onto Kelimutu. The town of Ende isn’t too appealing as it is a very hot and dusty place with it being situated at sea level. That being said there are black sandy beaches that you can explore to the east and west of the town. If you find yourself here for a few days waiting on a ferry or an aeroplane, it can be accommodating.
Ende was also the victim of the devastating earthquake that hit just north of Maumere
in 1992 and the population is still somewhat shaken by the whole
experience. Life has resumed at the normal pace but you can still see
buildings that were damaged by the earthquake.
Ende’s real claim to fame is
that president Sukarno was exiled here in 1933 and his house has been
turned into a museum of sorts with original furniture and photos still
in place. There is no charge to gain access to the museum and it can be
an interesting visit to step back into the Indonesian 1930’s. The museum
can be found on Jalan Perwira, which is located around 250 meters from
the harbor.
If you find yourself staying overnight in Ende then it is highly recommended that you visit the bustling nightmarket that can be found just outside the centre on Jalan Kelimutu. The market really comes to life after sunset and you will find yourself walking around various stalls of exotic produce by candlelight. Apart from the daily food essentials, the market is supplemented with many food stalls where you can taste some local delights and chat with the locals sharing stories about food and history.
Due to Ende’s proximity to the sea and its sheltered bay, it can become very hot in this town. It is rare to have a sea breeze and the dust can be quite annoying at times. To escape this, the best options are to head inland or west along the coastal road and discover one of many weaving villages. Ngella is a village
around 30 km from Ende is very popular amongst locals and tourists
alike. The fabric that is weaved here is regarded as some of the best in
Flores and the prices can be a little expensive. The women of the village
are hard bargainers so be prepared to bow down and accept her best
price! The easiest way to get to Ngella is to take a Bemo from Wolowaru bus terminal in Ende. Another option is Wolotopo that is located just 7km from Ende. This village
is not as frequented as Ngella so you can expect the fabrics to be
cheaper. A very interesting option onwards from Wolotopo is the village of Ngalupolo where you can actually spend the night. It is a fantastic opportunity to gain an insight into the village life of Flores. If you have the time, it is well worth the trip.
You won’t find any high-end hotels in Ende however you will find numerous losman all offering a bed and basic amenities. Most of these Losmen can be found on the road to the airport.

Most people are here to move on to other places in Flores and the most popular destination is Kelimutu. It is easy to travel to Kelimutu from Ende. Make your way to the Wolowana bus terminal. There you will find buses departing to Moni from 6am through to 2pm. Be careful the bus conductor doesn’t charge you the full cost of a fare to Maumere. If you are heading to Labuan Bajo, buses are frequent and generally depart around 7am.
It is possible to travel to Kupang in West Timor from Ende by Ferry. The most regular ferry is Pelni and usually stops by Ende twice a week. If your timing is right then Roti and Savu are also on the timetable. The irregularities of the timings of ferries can be quite frustrating so it is best that you find an agent in town where this person will have updated schedules and can also sell you a ticket.
Tuesday, 18 September 2012
40 Komodo Dragons Living in Flores Island
East Nusa Tenggara (NTT) Natural Resource Conservation Center
(BBKSDA) estimates that more than 40 Komodo dragons are living outside
the province’s national park in West Manggarai regency.
The agency
found Komodo dragons in the sanctuaries of Wae Wuul, Wolo Tadho and
Riung in Ngada regency, and in the bays of Nangalili, Watu-Manuk, Ende
and Maumere.
“Local people have also reported seeing Komodo
dragons in Nampar Sempang village in East Manggarai,” the BBKSDA's head,
Wiratno, said on Saturday.
“The Komodo Survival Program has found 28 dragons so far,” he says.
In
August, operators from the Wolo Tadho Sanctuary caught a male dragon,
which has now been moved to Ontoloe Island. The dragon weighs 24.4
kilograms, is 136 centimeters long and has visible wounds on its back,
face and tail.
Medical teams from the conservation center and
national park are treating the animal with antibiotics, anti-stress
medication and vitamins.
Ontoloe Island is a Komodo dragon habitat
located far from civilians, to avoid conflicts with local people. It is
approximately twice the size of a soccer pitch, and is located near the
Wolo Tadho Sanctuary.
“There are lots of animals for the Komodo
to eat on the island, like wild boar, monkeys, deer and forest
chickens,” Wiratno said.
A team will also be dispatched next week
to search for several dragons that allegedly escaped from their natural
habitat in Sambi Rampas district, East Manggarai regency. Local people
say the Komodos might have escaped due to a road-building project, for
which explosives had been used.
The agency is planning to conserve
the rare dragons outside national parks, having surveyed some habitats
in the sanctuaries of Wolo Tadho, Riung and Ontoloe Island, using the
2012 regional budget. The study will continue until 2013.
“The
survey involves the Forest Protection and Natural Conservation
Directorate General, the regional administration and civil society
organizations,” he said.
Friday, 13 January 2012
Goyang Inul di Jeram "Inul" Sungai Pekalen
Categories :
| Arung Jeram di Sungai Pekalen (kompas) |
Berarung jeram di Sungai Pekalen begitu menyenangkan. Sungai Pekalen terletak di Desa Ranu Gedang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Dijamin rasa penat Anda pun akan hilang begitu melihat keindahan dan merasakan serunya berarung jeram. Berarung jeram dapat meningkatkan kapasitas jantung dan paru-paru, kekuatan dan daya tahan otot, serta fleksibilitas sendi bahu dan pinggang.
Seperti olahraga aktif lainnya, arung jeram akan membuat tubuh Anda merasa lebih bugar. Adrenalin benar-benar terpuaskan dalam suasana kekompakan tim yang menyenangkan sekaligus menegangkan.
Sebelum kegiatan dimulai maka Anda dan tim akan dipandu pimpinan perjalanan atau trip leader. Anda akan naik kendaraan yang telah disiapkan menuju titik start pengarungan.
Saat menuju ke lokasi start, trip leader akan menjelaskan beberapa informasi penting selama 20 menit tentang keselamatan saat berarung jeram. Selanjutnya Anda akan menuju perahu yang memuat 6-8 orang dan seorang pemandu arung jeram (skipper).
Pemandu yang menyertai tersebut akan memberikan instruksi lanjutan tentang cara memegang dayung dan menggunakannya saat pengarungan, juga bagaimana mengikuti perintah yang diberikan. Selanjutnya nikmatilah petualangan yang menegangkan sekaligus menyenangkan dari titik start sampai titik finish-nya.
Jarak pengarungan dari start hingga finish sekitar 12 km selama 3,5 jam dengan tingkat kesulitan arung jeram grade atau class 2 sampai 3+. Jumlah jeram sekitar 50 buah seperti Welcome, Batu Jenggot, Pandawa, Rajawali, Xtravaganza, KPLA, Tripple Ace, The Fly Matador, Hiu, Cucak Rowo, Long Rapid, Good Bye.
Ada yang unik yaitu “Jeram Inul”, untuk melewati jeram itu, Anda harus bergoyang bak Inul. Di sinilah Anda akan merasakan petualangan yang menegangkan sekaligus memuaskan.
Karakteristik sungai Pekalen berbelok dan bertebing, memiliki panorama alam yang indah, puluhan jeram yang menantang, kemegahan air terjun, dan kemolekan gua-gua kelelawar. Bahkan masih ditemuinya beberapa satwa langka seperti burung elang, burung kepodang, monyet, biawak, linsang, dan tupai.
Dalam kegiatan arung jeram selalu menggunakan dayung. Ini artinya Anda akan memegang dayung dan melakukan pendayungan saat berada di atas perahu.
Mendayung dapat menyebabkan kelelahan, tetapi pemandu akan memberikan instruksi pada Anda teknik mendayung. Sehingga tidak selamanya saat Anda berada di atas perahu akan melakukan pendayungan.
Apabila Anda terlempar dari perahu maka tetaplah tenang. Percaya atau tidak, banyak orang yang menyukai saat terlempar keluar dari perahu! Ini sangat mengasyikkan. Pada awalnya memang dapat menyebabkan sedikit kewalahan dengan perubahan arah.
Beberapa orang hanya berenang pada pengarungan pertama mereka karena tidak mampu naik kembali keatas perahu atau karena tertinggal jauh dari perahu yang melemparkannya. Ini adalah bagian dari sebuah kegiatan arung jeram.
Selama perjalanan mengarungi sungai Anda akan disuguhi keindahan 7 air terjun dan goa-goa kelelawar yang sesekali memekik beterbangan. Amatilah bagaimana struktur batuan alami dan airnya masih begitu jernih dan segar.
Trip leader akan memberhentikan perjalanan tepat di bawah derasnya guyuran air terjun. Dijamin Anda akan langsung dapat merasakan segar dan derasnya guyuran airnya. Terdapat pula tempat untuk terjun bebas dari ketinggian sekitar 5 meter. Tempat yang pas untuk melepaskan ketegangan. Beranikah Anda?
Untuk kembali ke basecamp Anda akan menyusuri jalan setapak dan dinaikkan lagi ke mobil pengantar. Sesampainya di basecamp Anda dapat segera membersihkan badan dan berganti pakaian.
Sesudah itu semua, sajian yang menggoda selera tersedia seperti tempe, tahu, ikan penyet, urap-urapan, dan lodeh. Semua ini siap mengenyangkan perut Anda setelah energinya terkuras selama berarung jeram.
Paket arung jeram reguler di Pekalen Atas sejauh 12 km berkisar Rp 219.000 untuk minimal 5 orang. Fasilitas yang termasuk di dalamnya adalah asuransi, welcome drink, peralatan standar rafting, air mineral bekal pengarungan, transportasi, guide dan rescue team, snack dan beverage, dan makan siang.
Paket arung jeram reguler di Pekalen bawah sejauh 10 km berkisar Rp 189.000 min 5 orang. Fasilitas yang termasuk di dalamnya adalah welcome drink, peralatan standar, air mineral bekal pengarungan, transportasi lokal, guide dan rescue team, snack dan kelapa muda, makan siang, dan asuransi.
Beberapa operator arung jeram di Pekalen menawarkan paket arung jeram keluarga. Sehingga Anda dapat membawa serta anak Anda walaupun masih berumur 6 tahun.
Setiap sungai yang dikelola secara komersil oleh operator arung jeram memiliki paket-paket dengan batas minimal umur peserta kegiatan, seperti 6 tahun, 10 tahun atau 14 tahun. Pihak operator arung jeram yang menawarkan paket keluarga tersebut dapat Anda konfirmasi tentang umur minimal peserta yang boleh mengikuti kegiatan tersebut.
Selain arung jeram Anda juga dapat mencoba kegiatan outbound training untuk meningkatkan motivasi, keberanian, percaya diri, berfikir kreatif, memiliki rasa kebersamaan, tanggung jawab, kooperatif, rasa saling percaya, dan lain-lain.
kompas.com
Sunday, 8 May 2011
Taman Laut 17 Pulau di Riung
Categories :
Inilah tempat wisata pertama kali yang saya kunjungi di Flores. Dari Ende berangkat jam 12 malam lewat Aegela belok kanan terus ke Mbay (ibukota kab. Nagekeo) kemudian ke arah barat menyusuri pantai utara Flores maka sampailah kami ke Riung saat Subuh. Langsung ke hotel.
Hotel ada, Bank ada, pasar ada, nah yang susah cari warung makan. Setelah ditelusuri di seluruh tempat2 yang dicurigai sebagai warung (lebay amat) ternyata hanya ada 2 warung di sini. Yang dekat pasar hanya ada mie rebus dan yang satunya lebih variasi dikit ada sayur dan lauknya. Cuma yang terakhir ini mesti nunggu pemilik warung beli lauk dulu di pasar yang jaraknya agak jauh. Jadinya nunggu 2 kali, nunggu lauknya datang dan nunggu lauknya dimasak. Yah daripada makan mie terus :) . Setelah makan dan bungkus nasi sayur buat bekal selama di pulau kami langsung ke dermaga karena kapal sudah menunggu.
Dari dermaga langsung ke pulau Kelelawar kalau gak salah. Banyak sekali kelelawar di sana.
Habis dari sini langsung ke lokasi diving, yang mau snorkeling juga bisa, kalo gak bisa renang bisa sewa pelampung di tempat penyewaan dekat hotel.
Setelah puas di tengah laut, lanjut ke pulau terdekat untuk makan siang dengan lauk ikan hasil tangkapan awak kapal yang merangkap nelayan :). Bakar ikan dulu di pulau.
Read more...
| Hotel Bintang Wisata |
Riung merupakan salah satu kecamatan di kabupaten Ngada yang terletak di pesisir utara Flores. Kota kecamatannya sangat sepi dan tidak ada bangunan yang mencolok yang menandakan di situ adalah kota kecamatan selain pasar kecil dan bank BRI unit (gak pelosok2 amatlah).
| Plang BRI |
| Diperankan oleh model :) |
| pulau Kelelawar |
| perahu kecil yang kami tumpangi (ini yang motret siapa ya...hii) |
| langsung nyeburrr |
| Sambil nunggu ikan matang main air dulu.. |
| perahu bercadik |
| Masih di pulau yang sama |
Karena udah sore kami balik lagi ke hotel. Istirahat di kamar melepas lelah setelah seharian main air :) .
| bukan kamar yang ini.. |
| tapi yang ini... :) |
Hanya sehari semalam saja di riung, besok paginya atau siangnya (sudah lupa) kami harus cabut dulu karena Senin harus kembali bekerja banting tulang. :D . Dalam perjalanan pulang pemandangan yang kami lewati ternyata sangat indah khas pulau flores, maklum pas berangkatnya kemarin semuanya gelap gak keliatan apa-apa.
| jalan agak mulus |
| pegunungan tandus |
| jalan mulus |
| rumah tradisional |
| padang sabana bukan? |
| berteduh berjamaah |
| sabana lagi |
| keluar Mbay menuju Ende |
| kota Ende di kejauhan |
Sekian dulu jalan-jalan di Flores edisi perdana saya. Untuk jalan-jalan edisi berikutnya akan saya posting jika ada waktu luang. :)
Subscribe to:
Posts (Atom)


































