Thursday, 31 October 2013

Analisis Fundamental Dalam Memilih Saham di Pasar Modal

0 comments
Investasi di pasar modal mencakup bagaimana cara menganalisis melalui informasi yang ada.Sebelum memutuskan menjual atau membeli saham, Investor tidak mungkin membeli saham ataupun menjual saham tanpa dasar pengetahuan apapun.Investor wajib mencari informasi berita yang berkaitan dengan saham yang akan di beli termasuk perusahaan yang menertibkan saham tersebut.



Investasi saham dalam jangka panjang perlu kita ketahui dan memahami unsur unsur fundamental. Terdapat dua jenis analisis saham, analisis teknikal, dan analisis fundamental.

Tujuan analisis fundamental adalah menganalisis perusahaan dengan saham yang akan kita beli, untuk informasi analisis fundamental bisa kita dapatkan melalui media elektronik, media cetak dan sebagainya.

Semakain bagus kinerja perusahaan semakin tinngi pula harga sahamnya. Layaknya sebuah barang semakin bagus maka harganya semakin mahal. Umumnya perusahaan yang kinerjanya bagus harga sahamnya akan naik. Oleh karena itu sangat penting untuk memilih perusahaan yang bagus dan mempunyai nilai saham yang masih murah.



Jika ada yang bertanya di antara saham ADHI dan WIKA  mana yang lebih murah,saat ini harga ADHI Rp 1.040 dan WIKA Rp 1.210, sebagai patokan untuk menentukan valuasi suatu saham murah atau mahal kita gunakan Price Earning Ratio (PER) 

Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, sebagai perbandingan, 28 September 2012 PER (Price Earning Ratio) ADHI (Adhi Karya) sebesar 15,92 kali. 28 September 2012 PER WIKA (Wijaya Karya) sebesar 19,49 kali. Jadi harga saham ADHI masih menarik karena PER nya masih relatif rendah.  

Selain Price Earning Ratio (PER),yang perlu kita diperhatikan adalah rasio hutang dengan modal Debt to Equity Ratio (DER). Perusahaan yang kuat umumnya rasio hutang antara modal dibawah satu.Rasio hutang terhadap modal sangat penting karena perusahaan rasio hutang 40 % artinya bahwa 40% dari aset dibiayai oleh hutang.

Dimana perusahaan yang memiliki debt rasio yang tinggi dapat mengalami masalah keuangan apalagi sudah parah bisa bangkrut, perusahaan yang mempunyai hutang banyak dan akhirnya bermasalah umumnya adalah perusahaan gagal bayar bunga.





Leave a Reply

Label

 
Wong Leces © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

Man Jadda Wajada. Siapa yang Bersungguh-sungguh Akan Berhasil