Friday, 1 October 2010

Resensi Buku Bumi Cinta

0 comments

Bumi Cinta

Ayyas terpaksa menjalani kehidupannya di tempat yang masih asing baginya yaitu Rusia untuk melanjutkan studinya. Disana ia tinggal di sebuah apartemen murah di pusat kota Moskow atas saran dari teman lamanya di SMP. Ternyata, dia berada dalam satu apartemen dengan dua orang Rusia yang tidak ia kenal dan lebih mengejutkan lagi mereka berdua perempuan yaitu Yelena dan Linor. Yelena merupakan pelacur kelas tinggi sementara Linor adalah seorang agen Israel yang ditugaskan di Rusia. Godaan terhadap keimanan Ayyas juga tak kalah hebatnya karena ternyata profesor yang direkomendasikan tidak bisa membimbingnya dan digantikan oleh asistennya yang cantik dan pintar Dr. Anastasia yang mulai terpesonna dengan sosok Ayyas. Dengan segala kemampuan dan keimanan yang masih dimilikinya Ayyas sanggup melewati berbagai godaan dan konflik yang menghampirinya.

Kekurangan
Novel ini seperti novel kang Abik lainnya menggambarkan sosok Ayyas yang terlalu sempurna. Keadaan kota Moskow yang digambarkan juga belum lengkap rasanya jika tidak ada peta Moskow yang mendampingi novel ini. Terdapat banyak dialog-dialog panjang yang mungkin masih bisa dipotong. Terakhir cerita yang ada di akhir novel ini masih terasa sangat menggantung dan pembaca berharap lebih banyak.

Kelebihan
Banyak pelajaran hidup dan hikmah yang bisa diambil dari novel ini karena kondisinya tidak jauh berbeda dengan kehidupan nyata. Di samping itu, novel ini juga menggambarkan secara detail seluk beluk dan keindahan kota Moskow serta penggambaran sejarah dari pembantaian Zionis di Palestina yaitu pembantaian Shabra dan Shatila.

Kesimpulan
Novel Islami ini sangat direkomendasikan untuk dibaca karena sarat hikmah dan membangun jiwa.




Bumi Cinta
Habiburrahman El Shirazy
Penerbit BASMALA
546 halaman
Harga : Rp. 50.000,00 (untuk daerah Jakarta dan sekitarnya)
Read more...
Wednesday, 1 September 2010

Cara Membuka Help File di Windows 7

5 comments
Ketika buka-buka e-book di laptop ternyata ada beberapa file yang berekstensi *.hlp tidak bisa dibuka di Windows 7. Ternyata untuk membukanya diperlukan update khusus dari Microsoft KB917607 untuk mengatasinya.
Berikut ini langkah-langkah untuk update dan menginstalnya:
  1.  Buka link Microsoft untuk update Windows 7 di sini http://www.microsoft.com/downloads/en/details.aspx?FamilyID=258aa5ec-e3d9-4228-8844-008e02b32a2c&displaylang=en
  2. Setelah masuk klik continue untuk mendownload.
  3. Halaman selanjutnya merupakan halaman validasi keaslian Windows yang kita punya. Klik continue untuk mendownload Genuine Checker Tools. Jalankan file tersebut untuk mendapatkan kode lalu copy paste ke kotak validasi, klik validate.
  4. Selanjutnya mendownload file update KB917607 dengan pilihan x86 (32 Bit) atau x64 (64 Bit) 
  5. Terakhir tinggal menginstal update KB917607.
Sekarang anda sudah bisa membaca e-book berekstensi *.hlp . Selamat membaca.
Read more...
Thursday, 5 August 2010

BSM Buka Cabang di Kupang

0 comments
Bank Syariah Mandiri

REPUBLIKA.CO.ID,KUPANG--Bank Syariah Mandiri (BSM) makin mengukuhkan tekad ekspansinya ke Indonesia bagian Timur. Kali ini BSM menambah kantornya di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Direktur BSM Sugiharto, mengatakan ekspansi ke wilayah Timur Indonesia dilakukan dalam rangka berpartisipasi pada pembangunan di sana dan memperkenalkan bank syariah dengan layanan universal kepada masyarakat Indonesia. ''Khusus untuk wilayah Kupang, BSM ingin ikut mendorong pertumbuhan ekonomi provinsi Nusa Tenggara Timur,'' katanya dalam siaran pers yang diterima Republika, Kamis (5/8).

Provinsi NTT kini sedang mengembangkan produksi jagung dan daging sapi dan berharap bisa menjadi produsen jagung dan pemasok daging sapi untuk skala nasional dan internasional. ''Pengembangan yang berbasis koperasi komunitas dan UMKM tersebut sejalan dengan misi BSM yang fokus penyaluran pembiayaan pada sektor UMKM,'' ujar Sugiharto.

Sebelumnya, BSM telah membuka kantor cabang penuh di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sorong, Papua Barat, Mamuju, Sulawesi Barat, dan Ternate, Maluku Utara. Untuk kawasan Timur Indonesia, BSM telah memiliki 38 outlet yang tersebar di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Hingga akhir 2010, BSM masih akan membuka beberapa cabang lagi di Indonesia timur.
Read more...

Cara Pasang Lagu di Blog

0 comments
Musik-Live.Net

Akhirnya selesai juga memasang lagu di blog. Setelah mencari banyak referensi yang ada di om Gugel (hehe...) akhirnya saya menemukan link ini http://www.musik-live.net. Tinggal dicari nama artis atau nama lagunya kalau ada terus diklik Embed Codenya nah setelah itu dicopy paste ke blogmu. Caranya masuk ke blog terus masuk ke Lay Out/Rancangan terus ke Elemen Laman.

Disitu ada tambah gadget terus pilih yang HTML/JavaScript tinggal dipaste dah. Nah, itu untuk yang blogger kalau wordpress dengan yang lain-lain bisa dicari sendiri, intinya sama sih kayaknya :).

Kelebihan memakai link yang ini yaitu bandwith yang dipakai tidak terlalu besar (ini yang paling penting ^^), lagunya bisa dipilih untuk diputar atau tidak, volumenya bisa diatur sesuai kapasitas telinga :), tidak menghabiskan space banyak di blog, dan terakhir lagu-lagunya lumayan lengkap.

Kekurangannya yaitu cuma bisa memainkan satu lagu saja :(.
Read more...
Wednesday, 14 July 2010

Sultan Abdul Hamid II: Sang Pembela Sejati Palestina

0 comments
Sultan Abdul Hamid II
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Sejak zaman Kesultanan Turki Utsmani, bangsa Israel sudah berusaha tinggal di tanah Palestina. Kaum zionis itu menggunakan segala macam cara, intrik, maupun kekuatan uang dan politiknya untuk merebut tanah Palestina.

Di masa Sultan Abdul Hamid II, niat jahat kaum Yahudi itu begitu terasa. Kala itu, Palestina masih menjadi wilayah kekhalifahan Turki Utsmani. Sebagaimana dikisahkan dalam buku Catatan Harian Sultan Abdul Hamid II karya Muhammad Harb, berbagai langkah dan strategi dilancarkan oleh kaum Yahudi untuk menembus dinding Kesultanan Turki Utsmani, agar mereka dapat memasuki Palestina.

Pertama, pada 1892, sekelompok Yahudi Rusia mengajukan permohonan kepada Sultan Abdul Hamid II, untuk mendapatkan izin tinggal di Palestina. Permohonan itu dijawab Sultan dengan ucapan ''Pemerintan Utsmaniyyah memberitahukan kepada segenap kaum Yahudi yang ingin hijrah ke Turki, bahwa mereka tidak akan diizinkan menetap di Palestina''. Mendengar jawaban seperti itu kaum Yahudi terpukul berat, sehingga duta besar Amerika turut campur tangan.

Kedua, Theodor Hertzl, Bapak Yahudi Dunia sekaligus penggagas berdirinya Negara Yahudi, pada 1896 memberanikan diri menemui Sultan Abdul Hamid II sambil meminta izin mendirikan gedung di al-Quds. Permohonan itu dijawab sultan, ''Sesungguhnya Daulah Utsmani ini adalah milik rakyatnya. Mereka tidak akan menyetujui permintaan itu. Sebab itu simpanlah kekayaan kalian itu dalam kantong kalian sendiri''.

Melihat keteguhan Sultan, mereka kemudian membuat strategi ketiga, yaitu melakukan konferensi Basel di Swiss, pada 29-31 Agustus 1897 dalam rangka merumuskan strategi baru menghancurkan Khilafah Utsmaniyyah. Karena gencarnya aktivitas Zionis Yahudi akhirnya pada 1900 Sultan Abdul Hamid II mengeluarkan keputusan pelarangan atas rombongan peziarah Yahudi di Palestina untuk tinggal di sana lebih dari tiga bulan, dan paspor Yahudi harus diserahkan kepada petugas khilafah terkait. Dan pada 1901 Sultan mengeluarkan keputusan mengharamkan penjualan tanah kepada Yahudi di Palestina.

Pada 1902, Hertzl untuk kesekian kalinya menghadap Sultan Abdul Hamid II. Kedatangan Hertzl kali ini untuk menyogok sang penguasa kekhalifahan Islam tersebut. Di antara sogokan yang disodorkan Hertzl adalah: uang sebesar 150 juta poundsterling khusus untuk Sultan; Membayar semua hutang pemerintah Utsmaniyyah yang mencapai 33 juta poundsterling; Membangun kapal induk untuk pemerintah dengan biaya 120 juta frank; Memberi pinjaman 5 juta poundsterling tanpa bunga; dan Membangun Universitas Utsmaniyyah di Palestina.

Namu, kesemuanya ditolak Sultan. Sultan tetap teguh dengan pendiriannya untuk melindungi tanah Palestina dari kaum Yahudi. Bahkan Sultan tidak mau menemui Hertzl, diwakilkan kepada Tahsin Basya, perdana menterinya, sambil mengirim pesan, ''Nasihati Mr Hertzl agar jangan meneruskan rencananya. Aku tidak akan melepaskan walaupun sejengkal tanah ini (Palestina), karena ia bukan milikku. Tanah itu adalah hak umat Islam. Umat Islam telah berjihad demi kepentingan tanah ini dan mereka telah menyiraminya dengan darah mereka.''

Sultan juga mengatakan, ''Yahudi silakan menyimpan harta mereka. Jika suatu saat kekhilafahan Turki Utsmani runtuh, kemungkinan besar mereka akan bisa mengambil Palestina tanpa membayar harganya. Akan tetapi, sementara aku masih hidup, aku lebih rela menusukkan pedang ke tubuhku daripada melihat Tanah Palestina dikhianati dan dipisahkan dari Khilafah Islamiyah. Perpisahan adalah sesuatu yang tidak akan terjadi. Aku tidak akan memulai pemisahan tubuh kami selagi kami masih hidup.''

Sejak saat itu kaum Yahudi dengan gerakan Zionismenya melancarkan gerakan untuk menumbangkan Sultan. Dengan menggunakan jargon-jargon "liberation", "freedom", dan sebagainya, mereka menyebut pemerintahan Abdul Hamid II sebagai "Hamidian Absolutism", dan sebagainya.

''Sesungguhnya aku tahu, bahwa nasibku semakin terancam. Aku dapat saja hijrah ke Eropa untuk menyelamatkan diri. Tetapi untuk apa? Aku adalah Khalifah yang bertanggungjawab atas umat ini. Tempatku adalah di sini. Di Istanbul!'' Tulis Sultan Abdul Hamid II dalam catatan hariannya.
Read more...

Label

 
Wong Leces © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

Man Jadda Wajada. Siapa yang Bersungguh-sungguh Akan Berhasil